Oct 20, 2014

Biografi Yulii Khariton - Si Jenius penemu Bom Pemusnah atau Bom Kiamat yakni Bom Hidrogen

YULII KHARITON SI PEMBUAT BOM HIDROGEN

Bom Hidrogen merupakan salah satu bom peledak dan penghancur paling dahsyat yang pernah ditemukan oleh umat manusia. Dan dibalik penemuan ini ada seorang sosok jenius Rusia keturunan Yahudi bernama Yulii Khariton, dia menemukan senyawa pembuat Bom Hidrogen maha dahsyat, pemusnah dan orang menyebutnya sebagai Bom Kiamat.

PROFIL YULII KHARITON

Nama Lengkap : Yulii Borisovich Khariton
Tempat/Tanggal Lahir : Rusia/27 Februari 1904
Pendidikan :
- Leningrad Polytechnical Institut ( Tahun 1925 )
- University Cambridge (menjadi kepala Laboratorium "Explosion Laboratory") ( Tahun 1928 )
- Masuk menjadi Anggota USSR Academy of Sciences ( Tahun 1946 )
Orang Tua :
- Boris Osipovich (Wartawan media massa politik dari Partai Demokrat di Konstitusi Rusia)
- Ibu Mirra Yakovlevna Burovskaya.
Warga Negara/Keturunan : Rusia/Yahudi
Foto :

Biografi Yulii Khariton
Yulii Khariton
Biografi Yulii Khariton
Yulii Khariton

KISAH HIDUP KELUARGA Y. KHARITON

Di awal kehidupan Yulii Khariton, keluarganya bergantng dari penghasilan sang Ayah yang bekerja sebagai wartawan di salah satu media massa yang dimiliki oleh partai politik di konstitusi Rusia saat itu. Dan Ayah Yulii Khariton adalah seorang yang sangat Vokal terhadap pemerintahan, sehingga ketika pemerintahan Rusia dipimpin oleh Lenin pada tahun 1922 ia dan keluarganya dikeluarkan dari Rusia.

Akhirnya mereka menetap di suatu daerah yang namanya Lativa, dan di kala itu Ayahnya pun masuk menjadi bagian dari sebuah media massa. Dan di saat itu Lativa belum menjadi bagian dari negara Uni Sovyet.

Setelah sekian lama, Negara Uni Sovyet pun mengakui Lativa sebagai bagian dari Uni Soviet, hal ini membuat Ayah nya ditangkap dan disiksa oleh agen rahasia Rusia (NKVD), dan ayahnya pun meninggal setelah disiksa oleh para tentara rahasia itu.

Kejadian ini membuat keluarga Yulii Khariton menjadi sangat terpukul, mereka ikut bergabung dengan para imigran Zionis ke koloni Inggris di Palestina. Mungkin hal inilah yang membuat Yulii Khariton menjadi sangat dendam untuk menjadi orang yang berhasil di dunia pendidikan, dan dia pun berjuang untuk menjadi seorang ahli Fisika di bidang tenaga Nuklir, yang saat itu masih sedikit orang yang mampu mempelajari hal tersebut.

MASA PENDIDIKAN

Pendidikan kuliah ditempuhnya dimulai dari kampus Leningrad Polytechnical Institut di tahun 1920 hingga 1925. Pendidikan jurusan Fisika yang diminai dan disukainya. Disana dia dibimbing oleh Abram Loffe.  Kemudian ia melanjutkan program Doktoralnya di Universitas Chambridge dan dibimbing oleh Ernest Rutherford, dan diapun berhasil menyelesaikannya dengan cepat. 

Karena prestasinya ini Y.Khariton diangkat menjadi kepala laboratorium di kampus tersebut yakni Explosion Laboratory. Di laboratorium tersebut Yulii bekerja keras dan belajar tentang reaksi uranium berantai dengan rekannya Yakov Zel'dovich.

Mereka pun berhasil dalam melakukan penelitian yang hebat tentang Uranium hingga Y.Khariton diterima sebagai anggota dari USSR Academy of Science. Lenin pun memberikannya penghargaan sebagai Pahlawan Buruh Sosialis di tahun 1949, 1951, 1954, sungguh merupakan pencapaian yang luar biasa.

Y.Khariton menjadi sangat berbakat dan berintelektual tingi di bidang Atom Hidrogen dan Nuklir, sehingga berbagai proyek raksasa pun memberikan penawaran kepadanya.

PROYEK TSAR BOMB

Proyek besar yang Yulii Khariton kerjakan di saat itu adalah proyek pembuatan Bom yang berdaya ledak tinggi, dengan kekuatan ledakan belum pernah ada.

Yulii K. bergabung bersama dengan timnya yang juga ilmuwan fisika yakni Andrei Sakharov, Voctor Adamsky, Yuri Babayev, Yuri Smirnov, dan Yuri Trutnev. Mereka berkerja keras selama 15 minggu untuk menciptakan bom tersebut dan bom itupun berhasil mereka buat. 

Bom tersebut dinamakan dengan Tsar Bomb alias raja atau kaisar dari segala bom di dunia. Dengan daya ledak ribuan kali ledakan bom Hiroshima Nagasaki.

Sebuah bom yang bertipe Termonuklir atau disebut sebagai Bom Hidrogen. Kemudia Unisovyet pun mendemostrasikan bom ini di Laut Artik tepatnya disekitar pulau Novaya Zemlya pada tanggal 30 Oktober 1961.

Ledakan Tsar Bomb
Foto Ledakan Tsar Bomb
Penemuan ini sungguh sangat mengejutkan dunia.

TSAR BOM KAISARNYA BOM DI DUNIA

Bom Hidrogen merupakan bom yang tercipta dengan proses reaksi FUSI NUKLIR, kebalikan dari reaksi FISI NUKLIR yang terjadi pada bom Atom.

Reaksi Fusi adalah reaksi penggabungan unsur - unsur yang lebih kecil menjadi unsur yang lebih besar, sedangkan reaksi Fisi adalah proses 'pemecahan' suatu unsur dari yang lebih besar ke unsur yang lebih kecil yang diperoleh lewat pemancaran sinar alfa, beta, dan gamma.

Dapat kita bayangkan kekuatan yang diperoleh dari reaksi Fusi yang terjadi pada bom Hidrogen, berupa kekuatan yang maha dahsyat, yang jauh lebih mengerikan dari bom atom yang sudah pernah ada.

Spesifikasi Bom Karya Yulii Khariton

- Berat 27 ton
- Panjang 8 meter
- Garis tengah 2 meter
- Daya ledak setara 50 Mega Ton TNT

Uji Coba dilakukan di Laut Artik, Bom diangkut dengan menggunakan pesawat TU-95 yaitu sebuah pesawat pengangkut bom terbesar, terkuat di jamannya. Bom ini diangkut diketinggian 34.500 kaki.

Tsar Bom
Tsar Bom

Tsar Bom
Tsar Bom dan Yulii Khariton

Ketika diledakkan Bom Hydrogen ini meledak dengan kekuatan setara gempa 7,1 SR. Tempat uji coba bom ini sangat jauh di laut Artik namun ledakannya terasa hingga Swedia dan Finlandia yang jaraknya sangat jauh, mampu memecahkan kaca - kaca rumah disana.

Rusia dan Amerika saling bersaing dalam membuat Bom berkekuatan Nuklir ini, namun ditengarai Rusia memiliki sekitar 6000 unit bom Hydrogen sejenis. Yang jika diledakkan bisa menghanguskan Bumi kita ini. Setelah uji coba ini, tidak pernah lagi ada uji coba bom atom Hydrogen seperti ini.

Dunia berharap jangan sampai muncul lagi bom seperti ini yang menghancurkan dunia, namun biarlah kedamaian yang ada di dunia kita ini.

Rusia terlihat sangat berhasil mencapai kesuksesannya dalam membuat bom terhebat di dunia, hal ini membuat Yulii dan Tim nya sangat dihargai di Rusia, hingga Yuli Khariton pun diberikan penghargaan GOLD MEDAL of I.V.Kurchatov di tahun 1974 dan GREAT GOLD MEDAL of M.V.Lomonosov di Tahun 1982.

Di usianya yang lanjut Yulii Khariton pun dipanggil yang Maha Kuasa pada tanggal 18 Desember 1996.

Baca juga Biografi sang pembuat Media Sosial Twitter Jack Dorsey.

2 comments

Terima Kasih Akhirnya tau siapa pembuat Bom Hidrogen.

Sama-sama mas Reinaldi, semoga bermanfaat informasinya

Komentar yang bersifat Spam, SARA, Konten Dewasa akan dihapus